Kapok Berjualan Ganja Setelah Dibedil
Beban hidup yang berat sebagai sopir angkot membuat Erwin harus berjualan ganja.
Senin, 11 Mei 2009, 15:16 WIB
Maryadie, Sandy Adam Mahaputra
Erwin (VIVAnews/Sandy Adam Mahaputra)

VIVAnews - Beban hidup yang cukup berat dengan pekerjaan sebagai sopir angkot 27 Lenteng Agung - Pasar Minggu yang dilakoni Erwin alias Husni (39) ternyata membuat dirinya harus berjualan barang haram. Dia berjualan ganja demi  membiayai hidup istri dan satu orang anaknya.

Bisnis haram itu akhirnya terungkap oleh aparat Kepolisian Pasar Minggu setelah berhasil membekuk dan melumpuhkan tersangka.

Dia dibekuk di sebuah rumah jalan Kebagusan RT7/7, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Erwin awalnya berusaha kabur dan bersembunyi di loteng rumahnya. Tapi usaha itu sia-sia belaka, polisipun berhasil menemukan dan melumpuhkan dengan tembakan di kaki sebelah kanan.

Erwin pun roboh tak berdaya, polisi langsung mengamankan 1 kilogram ganja dari tangan tersangka.

Menurut keterangan Erwin yang kini meringkuk di Polres Pasar Minggu, dirinya membeli ganja 1 kilogram seharga Rp 2 juta dari salah satu orang di daerah Kebagusan.  Barang haram itu di jual di daerah Pasar Minggu.

"Saya biasanya mengedarkannya sambil narik angot, ya masih di sekitar daerah Pasar Minggu," ujarnya kepada wartawan.

Dirinya mengaku penghasilan sebagai sopir angkot tidak mencukupi biaya hidup keluarganya. "Sehari cuma bisa bawa pulang 30-50 ribu saja, kalau jual ganja bisa dapat 350 ribu setiap harinya," ujar warga Jati Jajar, Bogor.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.