|
VIVAnews - Pekerjaan sebagai pedagang VCD bajakan yang dilakoni Buyung Anwar, 39, ternyata belum cukup untuk membiayai kebutuhan hidupnya.
Desakan ekonomi yang membebaninya, membuat warga Sukabumi itu beralih profesi sebagai pencopet yang kerap beroperasi di KRL Ekonomi Bogor - Kota.
Hanya dengan bermodal sebilah silet Buyung bisa memboyong puluhan HP dan dompet setiap harinya.
"Biasanya saya selalu menempel si korban, saat lengah langsung saya silet tasnya," ujarnya.
Dirinya mengaku di balik kesuksesannya mencopet di atas kereta diperbantukan oleh oknum petugas keamanan kereta api. "Ya biasanya saya suka nyetor ke dia, biar semuanya mulus," ungkapnya.
Aksi yang sudah dilakukan selama 2 tahun itu, akhirnya berakhir dengan tragis, setelah aksinya itu kepergok puluhan penumpang kereta yang menghakiminya tanpa ampun.
Beruntung Buyung berhasil diamankan petugas Kepolisian Sektor Metro Pasar Minggu dari amukan massa.
Dengan muka babak belur, dirinya kini harus meringkuk di jeruji besi. "Saya tak menyesal, toh di penjara bisa dapat makan gratis setiap hari, nggak perlu susah-susah cari uanglah," ujarnya sambil tersenyum.