Mereka terdiri pak ogah, penjudi dan sejumlah tukang palak angkutan umum.
|
|
Razia Preman (ANTARA/Ujang Zaelani) |
|
VIVAnews - Kepolisian Sektor Pasar Minggu menangkap sembilan preman di sejumlah area publik. Petugas juga menyita barang bukti tindak kejahatan jalanan milik mereka.
Kepala Kepolisian Sektor Pasar Minggu, Komisaris Maryoto, mengatakan, para preman yang terjaring razia akan diberi penyuluhan bina mental. "Akan kami bina agar tak meresahkan masyarakat," kata dia, Rabu 27 Mei 2009.
Mereka terjaring di sejumlah area publik seperti terminal dan pasar di Pasar Minggu. Mereka terdiri pak ogah atau pengatur lalu lintas liar, penjudi, dan sejumlah tukang palak angkutan umum. Penangkapan dilakukan sebagai tindak lanjut laporan warga.
Dari penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti tindak kejahatan jalanan seperti uang hasil palak, dan kartu judi. "Razia akan kami lakukan rutin," ujarnya.
Razia preman Ibu Kota sempat gencar dilakukan pada awal kepemimpinan Kepala Kepolisian RI Jenderal Bambang Hendarso Danuri akhir tahun lalu. Bahkan periode Desember 2008 sampai Februari 2009, sebanyak 18.820 penjahat jalanan diamankan jajaran Kepolisian Daerah Metro Jaya.
• VIVAnews