Macet Menggila, Gubernur Jakarta Tuding Motor
Pertambahan motor seperti kucing beranak, sementara pelebaran jalan sedikit saja.
Kamis, 11 Juni 2009, 11:55 WIB
Arfi Bambani Amri, Muhammad Hasits
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Fauzi Bowo, menyatakan macet yang merajalela di Jakarta karena pertumbuhan kendaraan tidak seimbang dengan pelebaran jalan. Bahkan pertambahan motor seperti kucing beranak.

"Sepeda motor bukan bertambahnya satu atau dua, seperti beranak manusia, tapi beranaknya seperti kucing," kata Fauzi Bowo di kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis 11 Juni 2009.

Menurut pemilik 10 motor gede Harley Davidson dalam laporan harta kekayaan saat mencalonkan diri jadi Gubernur itu, sepanjang 2007-2008, pemerintah hanya berhasil melebarkan 0,01 persen jalan di Jakarta. Pelebaran jalan sangat sulit salah satunya disebabkan ganti rugi yang dituntut masyarakat terlalu tinggi.

Sementara untuk tahun 2009 ini, Fauzi Bowo menyebut pemerintah belum punya target pelebaran jalan. Pemerintah lebih fokus membangun jalan bertingkat di sejumlah ruas jalan seperti di Jalan Ambasador, Jalan Antasari, "dan beberapa jalan yang nanti kami kaji akan ditingkatkan," ujar Fauzi.

Sementara soal pembatasan kendaraan, Fauzi Bowo menyatakan belum diatur. "Itu nanti, coming soon," ujarnya.

Kondisi macet di Jakarta memang menjadi menu sehari-hari. Kemacetan bahkan telah terjadi di hari libur. Ketika terjadi hujan, kerusakan jalan, atau perbaikan jalan, kondisi macet semakin menggila lagi.

arfi.bambani@vivanews.com

• VIVAnews
 
komentar
al k
11/06/2009
itulah orang yang kurang mampu memimpin, kalau ada yang salah dan untuk melindungi diri sendiri yang gampang tinggal tunjuk yang lain. Mungkin itu sudah faktur kebiasaan sang ahli kali yah.
Dani
11/06/2009
Emang nih, bang Foke. Jangan sampe mengecewakan para vooternya dulu dong, kebanyakan yg milih dia kan dulu bikers. Kok sekarang malah nyalahin bikers. Progressnya lambat nih, padahal tinggal nerusin proyek bang yos dulu. Jangan cuma kamingsun kamingsun aja.
Mash'al
11/06/2009
Ini dia niih pejabat yg suka melempar2 kesalahan... Kalau memang motor yang menyebabkan kemacetan, kenapa di jalan tol (yang jelas2 khusus buat mobil) malah lebih sering Macet setiap saat??? Mbok yah sadar kemacetan di Jakarta itu banyak faktornya, faktor dominannya itu adalah sedikitnya pertambahan ruas jalan di Jakarta ( itu belum termasuk hancurnya jalan yg sudah memakan banyak korban!! ) .. Coba bang Foke menjelaskan itu?? Terus bagaimana kelanjutannya proyek busway di Gatot Subroto? Sudah menghabiskan duit banyak, tetapi sampai sekarang tidak dioperasikan (alasannya selalu sedang menunggu rekanan, dsb)!! Mudah2an saran&kritik ini bisa diterima yah, jangan sampai saya ditangkap ke penjara seperti kasusnya Bu Prita..
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.