|
VIVAnews - Mantan pegawai Pertamina terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius setelah berduel dengan kawanan perampok yang menyatroni rumahnya di Bukit Cinere, Gandul Cinere, Depok, Jawa Barat.
Perampokan yang terjadi pada Jumat 3 Juli 2009 dini hari tadi, membuat Amrin Nurdin, 54 tahun, mengalami luka pada bagian tangan dan leher sehingga korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Puri Cinere.
Tidak hanya Amrin, para pelaku yang berjumlah delapan orang yang mengunakan topeng juga melukai Nety istri Amrin. Dia terluka pada bagian pelipisnya akibat hantaman benda tumpul.
Setelah melumpukan pemilik rumah, kawanan rampok itu langsung menggasak seluruh barang berharga di rumah itu.
Belum bisa dipastikan jumlah kerugian akibat perampokan itu. Amrin menduga ada sekitar ratusan juta rupiah uangnya dan perhiasan berlian serta jam tangan mewah miliknya lenyap digasak pelaku.
Kepala Kepolisian Sektor Limo Depok, Ajun Komisari Joko mengatakan, total kerugian atas perampokan itu ditaksir mencapai Rp 500 juta.
"Korban masih mejalani perawatan, semetara istrinya sudah pulang. Para pelaku masih dalam pengejaran," ujar Joko saat dihubungi VIVAnews.
Perampokan di kawasan tersebut sudah lebih dari satu kali terjadi dalam satu bulan terakhir. Pelaku perampokan selalu membawa senjata api dan senjata tajam saat beraksi.
Laporan: Ramuna| Depok
• VIVAnews