|
|
SBY saat Kampanye Partai Demokrat (Antara/Saptono) |
|
VIVAnews - Sejumlah pelanggan bus Mayasari Bhakti kecewa lantaran sejumlah armada tak beroperasi. Puluhan bus disewa untuk kampanye calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Salah satunya adalah Shally, mahasiswi Interstudi, Dharmawangsa, Jakarta Selatan. "Saya terpaksa menggunakan taksi karena bus nggak ada yang beroperasi," ujar pelanggan Bus Patas 49 Blok M-Tanjung Priok, Sabtu 4 Juli 2009.
Saat ia hendak menghentikan bus langganannya, kondektur bus menjawab, "Maaf, bus sudah disewa untuk kampanye Pak SBY," ujarnya sang kondektur bus di Terminal Blok M.
Selain membuat kecewa sejumlah pengunjung, sejumlah bus yang akan mengantar para simpatisan pendukung SBY itu juga menciptakan macet di sejumlah kawasan.
Salah satunya di sepanjang Jalan TB Simatupang. Belasan bus berisi penuh simpatisan pendukung SBY yang berjajar di tepi jalan mengakibatkan kemacetan sekitar lima kilometer di sepanjang Jalan TB Simpatupang, Tanjung Barat, Jakarta Selatan.
Ahmad Sabran, salah satu pengendara mobil dari arah Pasar Rebo, mengatakan, kemacetan mengakibatkan waktu tempuh menjadi lama. Jarak lima kilometer ditempuh dalam waktu 60 menit. "Padahal biasanya Sabtu nggak semacet ini," ujarnya.
Pada hari terakhir kampanye Pemilihan Presiden 2009, calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan berkampanye di Gelora Bung Karno Jakarta siang nanti.
• VIVAnews